Contoh proses bisnis sederhana – Dalam kegiatan bisnis yang dijalankan oleh seseorang tentunya memerlukan beberapa tahap proses bisnis . setiap bisnis yang berbeda maka tahapan proses bisnis nya pun berbeda pula .
Proses bisnis adalah sekumpulan aktivitas tertentu yang dilakukan oleh orang dengan proses terstruktur yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya yang mana mengeluarkan produk output atau layanan jasa . demi meraih tujuan tertentu .
Di artikel ini saya akan coba bagikan tahapan contoh proses bisnis sederhana perusahaan ekspedisi pengiriman barang atau paket dan juga usaha online dari perusahaan bakery .
2 Contoh proses bisnis sederhana
Untuk contoh proses bisnis sederhana ini , ada sekumpulan aktivitas beberapa orang untuk melakukan pekerjaan , diantaranya adalah berikut ini .
1. Contoh proses bisnis usaha ekspedisi pengiriman barang

Proses bisnis yang terjadi pada perusahaan ekspedisi pengiriman barang melibatkan serangkaian langkah yang terstruktur dan terorganisir untuk memastikan barang atau paket sampai ke tujuan dengan aman dan tepat waktu. Berikut adalah penjelasan yang lebih lengkap mengenai proses tersebut:
-
Pengantaran Barang oleh Konsumen
Proses dimulai ketika konsumen membawa barang atau paket yang ingin dikirim ke agen ekspedisi. Agen ini dipilih berdasarkan reputasi, layanan, atau kemudahan akses. Konsumen biasanya memilih agen ekspedisi yang memiliki jaringan luas dan mampu mengirimkan barang ke alamat tujuan yang diinginkan. Pada tahap ini, konsumen juga akan memberikan informasi lengkap mengenai alamat penerima dan detail barang yang dikirim. -
Penerimaan Barang dan Pembuatan Nota Pengiriman
Setelah barang diterima oleh agen ekspedisi, langkah selanjutnya adalah membuat nota pengiriman. Nota ini berisi informasi penting seperti nama dan alamat lengkap pengirim, nama dan alamat penerima, serta deskripsi barang yang dikirim. Nota pengiriman berfungsi sebagai bukti transaksi dan referensi untuk melacak status pengiriman. Selain itu, agen ekspedisi juga akan memberikan nomor resi atau tracking number kepada konsumen untuk memudahkan pelacakan paket. -
Pengumpulan Barang di Warehouse
Barang yang telah diterima oleh agen ekspedisi kemudian dikumpulkan di gudang atau warehouse. Warehouse berfungsi sebagai pusat distribusi tempat semua paket dari berbagai agen dikumpulkan sebelum diproses lebih lanjut. Di sini, barang-barang akan disortir berdasarkan kriteria tertentu, seperti ukuran, berat, dan yang paling penting, alamat tujuan. -
Proses Sortir dan Pengelompokan
Setelah barang terkumpul di warehouse, proses sortir dilakukan. Barang-barang dikelompokkan berdasarkan wilayah atau daerah tujuan pengiriman. Proses ini sangat penting untuk memastikan efisiensi dalam pendistribusian barang. Misalnya, paket yang ditujukan ke wilayah yang sama akan dikirim bersama-sama untuk menghemat waktu dan biaya pengiriman. -
Pengiriman Barang oleh Kurir
Setelah proses sortir selesai, barang siap dikirim ke alamat tujuan. Kurir ekspedisi bertanggung jawab untuk mengantarkan paket tersebut. Kurir akan menggunakan rute yang telah direncanakan untuk memastikan paket sampai tepat waktu. Pada tahap ini, teknologi seperti GPS sering digunakan untuk memantau pergerakan kurir dan memastikan efisiensi pengiriman. -
Penerimaan Barang oleh Penerima
Tahap terakhir adalah penerimaan barang oleh penerima. Kurir akan menyerahkan paket kepada penerima dan memastikan bahwa barang diterima dalam kondisi baik. Penerima biasanya diminta untuk menandatangani bukti penerimaan sebagai konfirmasi bahwa paket telah sampai dengan selamat. Jika ada masalah, seperti kerusakan barang atau ketidaksesuaian, penerima dapat melaporkannya kepada agen ekspedisi untuk ditindaklanjuti.
Pentingnya Proses yang Terstruktur
Proses bisnis yang terstruktur ini sangat penting untuk memastikan kepuasan pelanggan dan menjaga reputasi perusahaan ekspedisi. Dengan adanya sistem yang jelas, perusahaan dapat meminimalkan kesalahan, seperti pengiriman ke alamat yang salah atau kerusakan barang. Selain itu, teknologi juga memegang peranan penting dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi proses pengiriman, seperti penggunaan sistem pelacakan online yang memungkinkan konsumen memantau status pengiriman secara real-time.
Dengan memahami proses bisnis ini, baik konsumen maupun perusahaan ekspedisi dapat bekerja sama dengan lebih baik untuk memastikan pengiriman barang berjalan lancar dan efisien.
2. Contoh proses bisnis sederhana perusahaan bakery

Selanjutnya untuk proses bisnis online usaha bakery secara online adalah sebagai berikut ini :
- Pembeli mencari dan menemukan kue yang diinginkan dengan melihat di situs resmi bakery , atau dari akun media sosial kue bakery tersebut
- Selanjutnya pembeli bisa menemukan kontak telepon yang ditampilkan di situs , selanjutnya menghubungi pemilik usaha untuk melakukan pemesanan
- Jika sudah deal soal harga dan jumlah barang yang diinginkan , maka pembeli akan mentransfer sejumlah uang bisa transfer bank atau jenis pembayaran lain .
- Uang sudah di terima oelh pihak penjual setelah pembayaran di lakukan dan melakukan pengecekan
- Maka proses packing dan pengiriman akan segera di lakukan
- Barang di terima pembeli dengan keadaan baik
Kesimpulan
Semua proses bisnis akan di lakukan secara berhubungan , untuk itu proses bisnis tidak boleh banyak kendala . jika kendala terjadi pada alur prosesnya . maka tujuan yang di tentukan tidak akan bisa tercapai .